Pelanggan Bukanlah Raja


Banyak perdebatan mengenai hal ini. Tidak sedikit yang setuju, namun banyak pula yang tidak setuju. Bagi sebagian orang, interaksi dengan pelanggan sejatinya bukan hubungan vertikal antara raja dan pelayannya, tapi hendaknya interaksi yang terjadi bersifat horizontal, egaliter, setara antara kedua posisinya.

Pendapat lain yang mengatakan, pelanggan bukanlah raja, adalah seorang teman lama yang harus kita perlakukan layaknya sejawat yang minta pendapat. Berteman dengan pelanggan bukanlah sebuah ketabuan yang harus dihindari. Tapi, berteman dengan pelanggan adalah sebuah upaya untuk menjalin hubungan yang lebih sinambung, jauh bermakna dari sekadar registrasi semata.

Menjadi teman untuk para pelanggan membawa dampak positif dengan segala konsekuensinya. Tidak hanya memperbanyak downline, tapi hubungan yang baik layaknya teman sejawat bisa membuat loyalitas pelanggan meningkat. Namun, di balik itu semua, memberlakukan pelanggan sebagai teman juga menuntut seorang penjual untuk lebih responsif, aktif, dan mampu memahami kebutuhan serta keinginan para pelanggannya dengan lebih baik.

Berteman dengan pelanggan bukanlah sebuah pembenaran untuk menempatkan pelanggan pada posisi yang tidak nyaman, atau bahkan merasa tidak diperhatikan selayaknya hak yang harus ia dapatkan. Menempatkan pelanggan sebagai teman justru memberi kesempatan bagi kita untuk memberi perhatian lebih, memberlakukan engagement yang erat, hingga memahami pelanggan jauh melebihi apa yang mereka harapkan. Bukankah kebahagian itu terjadi jika kenyataan melebihi harapan? inilah esensi berteman dengan pelanggan, dan menjadikan partner kerja sebagai raja melebihi orang yang kita hormati.
Baca Selengkapnya
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Waktu Tidak Akan Pernah Kembali

Uang bukan segalanya, tapi segalanya membutuhkan uang. Ungkapan ini sering membuat banyak orang galau akan kehidupannya, entah itu pria, wanita, tua, muda, kaya, atau miskin. Sebagian besar dari mereka dan juga kita, lebih fokus pada hal yang materil.

Bekerja keras itu baik, bekerja tanpa kenal lelah itu baik, bekerja untuk mendapat uang demi masa depan yang lebih cerah itu baik. Tapi ingatlah bahwa semua itu ada waktunya. Ada waktu untuk istirahat yang cukup, ada waktu untuk santai sejenak bertemu dan mengobrol dengan keluarga atau teman. Ada waktu untuk mencintai diri sendiri, dan juga orang lain. 

Apa gunanya bila bekerja terus menerus sampai tua dan akhirnya di masa tua sakit-sakitan, yang akhirnya membuat sebagian besar harta terkuras untuk biaya pengobatan. Pengorbanan di masa muda yang sia-sia. 

Menunda pekerjaan selama sekian menit untuk menelepon orang tua, kakek, nenek, saudara, teman, atau pasangan yang tercinta bukanlah hal yang buruk. Karena mungkin saja itu adalah waktu yang terakhir untuk bisa bercengkrama. Seperti ungkapan, kita bisa saja menunda waktu, tapi waktu tidak akan bisa ditunda. Menunda sekian menit sebelum melakukan suatu aktivitas, untuk berdoa, bukanlah hal yang dilarang tapi malah dianjurkan oleh semua kepercayaan. Dan Tuhan pasti akan menyukainya, karena Dia suka bercengkrama dengan ciptaan-NYA. Hidup kita yang singkat ini akan lebih indah bila kita bisa mengisi waktu-waktu yang ada dengan bijaksana. 

Waktu akan membentuk manusia menjadi seorang yang baik, atau buruk, tergantung pilihan yang diambil. Belajarlah dengan baik selagi masih muda, beranilah mencoba selagi masih ada kesempatan. Hormatilah orang tua selagi mereka masih ada, ingatlah mereka kalau sudah tiada. Bercanda rialah dengan teman selagi masih bisa bertemu, bangunlah pertemanan yang sejati. Cintailah pasanganmu dengan tulus, karena cinta adalah salah satu anugrah Tuhan yang indah. Berdoalah dengan sungguh-sungguh kepada Sang Pencipta, sebelum nanti waktu-NYA yang tiba.

Masa lalu, sekarang, dan masa depan. Ingat dan belajarlah dari kesalahan di masa lalu, supaya lebih bijak melangkah ke depan. Rasakan, nikmati, dan jalani dengan penuh, hidup di saat ini, supaya terasa maknanya. Berdoa, optimis, dan tersenyumlah menatap masa depan, karena selalu ada keajaiban untuk waktu yang belum terlewati itu. 

Tidak ada yang bisa membeli kenangan indah di masa lalu, begitu juga tidak ada yang bisa merubah kenangan buruk di masa lalu. Terimalah. Kehidupan manusia seperti alunan nada-nada dalam sebuah musik klasik, memiliki tempo, dan tinggi rendah nada yang berbeda-beda. Tidak ada yang benar-benar sama, masing-masing unik. Seringkali perlu mendengar dengan hati, untuk dapat menikmatinya. Seperti hidup ini, terkadang jawaban dari suatu pertanyaan bukanlah dari akal atau kepandaian, tapi dari dalam hati. 

Apapun keadaan kita sekarang, ingatlah bahwa kehidupan itu selalu layak untuk dijalani. Selalu ada kesempatan baik bagi kita, selama kita sudah menyiapkan diri dengan baik. Kesempatan dalam berbagai hal, entah itu dalam pekerjaan atau dalam pilihan pasangan hidup. 

Layaknya sebuah kompetisi, pemenang biasanya adalah seseorang yang sudah melatih dirinya berbagai hal, dan siap akan segala sesuatu…namun memang terkadang bisa saja pemenangnya adalah seseorang yang sedang beruntung. Begitulah kehidupan, selalu ada hal yang tidak dapat diperkirakan dengan pasti. 

Mata uang yang termahal di dunia ini adalah waktu. Saat kita kehilangan uang, kita bisa mendapatkannya kembali, tapi tidak saat kita kehilangan waktu. Kematian bukanlah sebuah kehilangan yang terbesar dalam hidup ini, kehilangan yang terbesar dalam hidup ini adalah ketika kita “mati” selagi kita masih hidup.
Baca Selengkapnya
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Semangat Pagi

Hal yang pertama yang harus dimiliki agar lebih semangat dalam bekerja adalah kita harus menyenangi pekerjaan kita, seperti kata kata motivasi kerja beberapa berikut ini: "Seseorang yang tidak mencintai pekerjaannya dan hanya bekerja untuk uang, maka tidak akan menghasilkan uang atau menemukan kesenangan di dalam hidup".

Dalam dunia kerja tentunya membutuhkan semangat dan motivasi yang kuat. Terutama untuk tetap konsisten menjalankan tanggung jawab di pekerjaan dengan penuh rasa gembira. Karena sudah menjadi hal yang lumrah jika semangat dan motivasi dalam bekerja itu naik turun. Namun dengan mendengar kembali kata motivasi semangat kerja, maka rasa lelah yang membebani dan membuat semangat kerja menurun, akan kembali bangkit. 

Setiap orang pasti membutuhkan semangat dan motivasi dalam menjalani hidup. Meskipun hanya sekadar kata namun kata motivasi kerja tersebut bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk kembali bangkit. Bukan hanya itu, kata motivasi kerja juga dapat kitaa sampaikan kembali sebagai nasehat bagi teman, kerabat atau orang-orang terdekat. 

Kesuksesan dan karier yang cemerlang tentunya tidak diperoleh hanya dalam semalam, namun merupakan buah kerja keras jangka panjang. Sedangkan, bekerja keras setiap hari dapat membuat kita lelah, stress, bahkan kehilangan motivasi. Padahal, motivasi kerja sangat diperlukan agar kita bisa memberikan yang terbaik saat bekerja. 

"Kerjakan pekerjaan yang kita sukai dan uang pasti akan datang dengan sendirinya" Jalanilah setiap hari  dengan penuh keberanian. Banggalah terhadap pekerjaan, selalu selesaikan apa yang sudah menjadi niat kita. Lakukan apa yang harus dilakukan. Bila kita berjanji, tepatilah. Jaga citra diri kita,  sedikit bicara mengungkapkan lebih banyak hal. Ingatlah bahwa ada beberapa hal tidak untuk dijual. Ketahuilah kapan harus tidak berkompromi.

Ada banyak pengalaman berharga yang sayang bila dilewatkan. Bersabar dan bersyukur, merupakan salah satu rumus kehidupan yang harus dimiliki setiap orang. Jika tidak, maka jangan harap bisa menjalani kehidupan dengan hati yang kuat. Semoga Kita semua selalu di beri semangat dan tak akan pernah putus asa.
Baca Selengkapnya
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Hidup susah itu biasa


Kebahagiaan bukan milik mereka yang hidup mewah bergelimang harta, kebahagiaan juga bukan milik mereka yang hidup sederhana, tapi kebahagiaan juga milik mereka yang hidup susah namun senantiasa bersyukur. Sepertinya kalimat tersebut telah mewakili perasaan dan nasib sebagian orang miskin di muka bumi ini. Apapun yang kita alami saat ini, berusahalah untuk tidak terlampau larut dalam kesedihan, karena hanya akan membuat kita membisu di tempat.

Hidup ini tidak mudah dan tidak ringan. Sejatinya manusia hidup didunia untuk mencari kebahagiaan. Karenanya kita di tuntut untuk berusaha, berdoa dan bersyukur. Yakinkan diri bahwa setiap usaha yang kita lakukan akan berbuah manis pada akhirnya.

Kehidupan seseorang tak kan pernah ada yang tahu, bakal susah atau senang, bakal miskin atau kaya. Karena semua itu sudah ditakdirkan oleh Sang Pencipta. Patut berbanggalah jika kita pernah merasakan hidup yang susah. Anggaplah itu sebuah proses yang harus kita jalani di dunia ini sebagai bekal untuk meraih surga nanti.

Walaupun di setiap perjalanan hidup selalu ada masalah yang datang. Itu merupakan ujian untuk menaikkan level kita dalam memecahkan masalah. Yakinlah bahwa setiap masalah itu pasti ada solusinya. Janganlah pesimis, lihatlah di luar sana banyak sebagian orang yang mengalami hal lebih berat dari kita.

Kunci dari setiap hal adalah bersyukur dengan tidak membandingkan kehidupan kita dengan orang lain. Merasa cukuplah akan sesuatu hal, jangan terlalu serakah untuk meraih segalanya. Dengan adanya kesusahan yang kita rasakan, justru akan mengajarkan kita banyak hal. Dan tentunya akan membuat diri kita lebih menghargai setiap prosesnya.

Terkadang terbesit dipikiran kita, enak ya orang-orang yang punya warisan dari orang tuanya yang kaya raya, mereka tinggal melanjutkan kesuksesan milik orang tuanya. Kita tidak boleh panjang angan-angan memikirkan sesuatu yang tidak pasti. Dan kita tak perlu mengeluh akan susahnya hidup, karena yang demikian itu, akan semakin berat bagi kita untuk menjalaninya.

Terlalu sempit jika kita mengukur kebahagiaan dengan batasan sebuah materi. Karena bahagia yang hakiki yaitu berkumpul dan merasakan susah senang bersama dengan keluarga tercinta.
Baca Selengkapnya
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS